sudah didalam keramayan tapi masih saja aku merasa sepi..
adakah satu diantara orang-orang tersebut, yang pernah merasakan hal yang sama seperti apa yang ku rasakan saat ini?
hati yang takmentu ini membuat ku langsung memutuskan untuk pergi ke salah satu cafe didekat kost..
setelah sampai di cafe tersebut aku langsung memesan 1 botol beer berukuran small dan 1 gelas yang penuh dengan es batu..
setelah ku tuangkan beer ke dalam gelas yang penuh dengan es batu tersebut , dengan cepat aku langsung menghabiskan beer yang aku tuangkan tadi..
setelah itu aku kembali memperhatikan setiap orang disekelilingku..
14:41pm

pulang-pulang sendiri

pohon yang semakin tinggi , semakin kencang juga anginnya.
sama seperti cinta, hahahahai..
dimana rasa cinta itu semakin hari bertambah pasti selalu ada cobaan yang datang..
dengan cara apakah aku bisa mengatasi cobaan tersebut?
aku merasa begitu bodoh telah mengambil cara yang salah, karena telah menebang pohon cinta yang telah ku rawat dengan baik..
 h   a    m    p   a

sesuatu yang membeku (padat)

saat minim es kopi, saya kembali berfilsafat..
dan mulai merangkai sedikit kata2 yang tidak masuk akal dan tidak mudah untuk dimengerti.. ahahaha
 
"pahitnya kopi dan dinginnya es batu yang ku rasa.. hati yang tadinya tawar sekarang menjadi pahit telah dibekukan oleh es batu.. beku, seperti keputusan seorang hakim yang tidak bisa di ganggu gugat!
andai saja tidak ada pendingin didunia ini mungkin sesuatu tidak akan membeku, mengeras.. "
23022015